"KeSUKSESan berawal dari Impian dan Cita-cita. Dengan DOA, USAHA dan DISIPLIN semua pasti dapat di RAIH. Tetap OPTIMIS untuk menanti dan semua akan INDAH pada waktunya".
Kamis, 29 Mei 2014
Selasa, 27 Mei 2014
KONTROL OPTIMAL PEMAKAIAN KULAMBU DAN PENGOBATAN PADA MODEL PENANGGULANGAN PENYEBARAN MALARIA
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan
model penanggulangan penyakit malaria, kemudian dikaji kontrol optimal
penanggulangan penyakit tersebut. Model yang akan dikaji dalam penelitian ini
merupakan pengembangan dari model pencegahan malaria yang dikaji oleh Nyabadza (2009), yaitu dengan menambahkan
pencegahan dengan memberikan kulambu kepada populasi anak-anak serta dewasa,
dan penanggulangan dengan memberikan tindakan pengobatan kepada populasi
anak-anak serta dewasa. Target khusus yang ingin dicapai adalah tersubmit 1
jurnal berskala internasional, dan 1
berskala nasional, serta bahan ajar.
Metode penelitian yang dipakai untuk mencapai
tujuan dan target ada 2 tahap. Tahap
pertama dilaksanakan pada tahun (2015) yaitu mengkaji model pengendalian
penyebaran malaria, dengan memberikan kulambu kepada populasi anak-anak serta
dewasa, dan penanggulangan dengan memberikan tindakan pengobatan kepada populasi
anak-anak dan dewasa. Dari kajian model akan diperoleh titik ekuilibrium, basic reproduction ratio, dan simulasi
numerik untuk melengkapi
penjelasan-penjelasan model yang sudah diperoleh secara analitik. Pada tahun ke dua dilaksanakan pada tahun
(2016) yaitu memberikan tindakan kontrol u1
pada kompartemen manusia anak-anak
yang masih sehat yaitu upaya menurunkan jumlah individu yang masih sehat agar
tidak terinfeksi, kontrol u2 pada kompartemen manusia dewasa yang masih
sehat yaitu upaya menurunkan jumlah individu yang masih sehat agar tidak
terinfeksi, kontrol u3 pada
kompartemen manusia anak-anak yang terinfeksi yaitu upaya menurunkan jumlah
individu yang terinfeksi atau meningkatkan jumlah manusia anak-anak dari yang
terinfeksi menjadi kebal, dan kontrol u4
pada kompartemen manusia dewasa yang terinfeksi yaitu upaya menurunkan jumlah
individu yang terinfeksi atau meningkatkan jumlah manusia dewasa dari yang
terinfeksi menjadi kebal. Dari kajian model akan diperoleh model kontrol
optimal penanggulangan malaria, eksistensi kontrol optimal, karakteristik
kontrol optimal, dan ketunggalan solusi kontrol optimal, dan simulasi numerik. Model kontrol optimal penanggulangan penyakit tuberkulosis yang dikaji diselesaikan
dengan menggunakan Prinsip Maksimum Pontryagin.
Hasil penelitian ini dapat sebagai informasi kepada (1) Kemkes RI yang dapat
dijadikan bahan acuan pengambilan kebijakan dalam pencegahan dan pengendalian
malaria, (2) pihak para medis dapat melakukan
penelitian lanjutan untuk menentukan parameter-parameter model dari data riil
di lapangan, sehingga model yang dikaji dapat diaplikasikan langsung di rumah sakit-rumah
sakit atau di puskesmas-puskesmas di Indonesia.
Kata Kunci: Kontrol optimal, malaria, basic reproductive ratio, kulambu, pengobatan, Prinsip Maksimum Pontryagin.
Langganan:
Postingan (Atom)

