teks/gambar

Wikipedia

Hasil penelusuran

Kamis, 11 Juli 2013

Kisah Segelas Susu

          Suatu hari seorang anak kecil (AK) miskin sedang berjualan dari rumah ke rumah untuk membiayai sekolahnya. Ia merasa lapar dan haus namun sayangnya, ia hanya mempunyai sedikit uang.
Anak itu memutuskan untuk meminta makanan dari rumah terdekat. Ketika ia mengetuk pintu, seorang gadis muda (GM) membukakan pintu, tiba-tiba ia kehilangan keberanian dan hanya meminta segelas air putih saja. Gadis muda itu berpikir, pastilah anak ini lapar maka dibawakannya segelas susu. Si anak kecil lalu meminumnya, kemudian bertanya,
  • (AK) :  Berapa saya berhutang pada Anda?
  • (GM) : Kamu tidak berhutang apa pun kepada saya. Ibuku mengajarkan tidak boleh menerima bayaran apa pun untuk setiap perbuatan baik.
  • (AK) : Kalau begitu, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih dari lubuk hati yang paling dalam
 lalu anak kecil itu pergi berlalu meninggalkan gadis itu.
         Tahun demi tahun berlalu, suatu hari wanita muda tersebut mengalami sakit parah. dokter yang menanganinya mengirim wanita itu ke sebuah rumah sakit di kota besar untuk mendapatkan pertolongan spesialis.
         Dr. Howard Kelly, dokter spesialis ternama di kota itu, dipanggil untuk berkonsultasi. Ketika mendengar nama kota tempat asal si pasien, Dr. Howard segera datang. Ia langsung mengenali sosol wanita yang pernah menolong dirinya beberapa puluh tahun yang lalu. Tanpa berpikir panjang, Dokter Howard memutuskan untuk melakukan hal yang terbaik yang bisa ia usahakan untuk menolongnya.
        Setelah melewati perjuangan panjang, "peperangan" pun berhasil dimenangkan. Kesehatan pasien terpulihkan dan Dr Howard dipanggil oleh pihak administrasi untuk menandatangani biaya yang harus dibayarkan si pasien. Ia memandang kuintansi tersebut, dan menuliskan sesuatu diatasnya kemudian ia meminta seorang perawat mengantarkan amplop yang didalamnya berisi kuintansi ke ruang rawat si pasien.
       Begitu menerima amplop, si wanita merasa takut untuk membukanya karena ia yakin biaya perawatan pasti sangat mahal. Tapi, setelah menguatkan hati, ia akhirnya membuka amplop itu dan melihat kuitansi tersebut. Sebuah tulisan pada kuintansi menarik perhatiannya: "TELAH DIBAYAR PENUH DENGAN SATU GELAS SUSU." Tertanda Dr. Howard Kelly.
Ko bisa??? air mata wanita itu mengalir seketika. Setelah ditelusuri, ternyata Dr. Howard Kelly adalah orang yang pernah ia tolong beberapa puluh tahun yang lalu.

Setiap perbuatan BAIK, entah besar ataupun kecil, cepat atau lambat, pasti akan berbuah MANIS. Terpenting, kita melakukan dengan TULUS HATI tanpa pamrih. Saat memberi segelas susu kepada lelaki kecil itu dulu, si wanita tidak memperhitungkan BALAS BUDI.
Memang, TUHAN tidak pernah tidur, IA senantiasa merekam setiap jejak langkah Umat-NYA

by CatholicLife

Tidak ada komentar: